Monday, 15 August 2011

Bagaimana Mendapatkan Malam Lailatul Qadar ?


Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersabda:

“Barangsiapa berdiri (shalat) pada malam Lailatul Qadar dgn penuh keimanan dan
mengharap pahala dari Allah maka
diampuni dosa-dosa yg telah lalu.” (HR.
Bukhari (4/217) dan Muslim (759))

Disunnahkan utk memperbanyak do’a pada malam tersebut. Telah diriwayatkan
dari Sayyidah ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha bahwa dia berta “Ya Rasulullah apa
pendapatmu jika aku tahu kapan malam Lailatul Qadar (terjadi) apa yg harus aku
ucapkan?” Beliau menjawab”

“Ucapkanlah Ya Allah Engkau Maha Pengampun dan Mencintai orang yg meminta
ampunan maka ampunilah aku.” (HR. Tirmidzi (3760) Ibnu Majah (3850) dari
‘Aisyah sanad shahih)

Dari ‘Aisyah Radhiyallahu ‘anha:

“Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam apabila masuk pada sepuluh hari
(terakhir bulan Ramadhan) beliau mengencangkan kain
menghidupkan malam dan
membangunkan keluarganya
.” (HR. Bukhari (4/233) dan Muslim (1174))

Juga dari ‘Aisyah dia berkata:

“Adalah Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam bersungguh-sungguh (beribadah
apabila telah masuk) malam kesepuluh (terakhir) yg tak pernah beliau lakukan
pada malam-malam lainnya.” (Muslim (1174))


Tanda-Tanda Malam Lailatul Qadar
Ketahuilah hamba yg taat -mudah-mudahan Allah menguatkanmu dgn ruh dari-
Nya dan membantu dgn pertolongan-Nya- sesungguh Rasulullah Shallallahu
‘alaihi wasallam menggambarkan pagi malam Lailatul Qadar agar seorang muslim
mengetahuinya.

Dari ‘Ubai Radhiyallahu ‘anhu ia berkata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam
bersabda:

Pagi hari malam Lailatul Qadar matahari terbit tak menyilaukan seperti bejana
hingga meninggi.
” (Muslim (762))

Dari Abu Hurairah Radhiyallahu ‘anhu ia berkata kami menyebutkan malam
Lailatul Qadar di sisi Rasulullah Shallallahu ‘alaihi wasallam dan beliau bersabda:

“Siapa di antara kalian yg ingat ketika terbit bulan seperti syiqi jafnah.” (Muslim
(1170 /Perkataan syiqi jafnah syiq arti setengah jafnah arti bejana. Al Qadhi
‘Iyadh berkata “Dalam hadits ini ada isyarat bahwa malam Lailatul Qadar hanya
terjadi di akhir bulan krn bulan tak akan seperti demikian ketika terbit kecuali di
akhir-akhir bulan.”)

Dan dari Ibnu Abbas Radhiyallahu ‘anhuma ia berkata Rasulullah Shallallahu ‘alaihi
wasallam bersabda:

(Malam) Lailatul Qadar adl malam yg indah cerah tak panas dan tak juga dingin
(dan) keesokan hari cahaya sinar matahari melemah kemerah- merahan.” 
(Thayalisi (394) Ibnu Khuzaimah (3/231) Bazzar (1/486) sanad hasan).

No comments:

Post a Comment